Meningkatkan Sumber Daya Manusia sebagai Potensi Lokal melalui Pendidikan



Tentang Relawan - Sumber daya manusia (SDM) adalah potensi lokal yang dimiliki setiap negara, tak terkecuali Indonesia. Jumlah penduduk yang besar menjadikan SDM Indonesia sebagai potensi lokal yang menjanjikan. Namun banyak yang melupakan definisi mendasar, bahwa potensi merupakan sesuatu yang harus dikembangkan. Sehingga tanpa pengembangan, mustahil untuk menghasilkan sesuatu yang menjanjikan.

Forum ekonomi dunia menyatakan bahwa dalam periode 2014-2017, Indeks daya saing global indonesia menurun dari peringkat ke-37 menjadi ke-41, terutama dalam bidang pendidikan. Namun indeks tersebut tidak benar-benar menunjukkan penurunan pendidikan Indonesia secara keseluruhan.

Dibalik klaim mengenai penurunan daya saing Indonesia dalam bidang pendidikan, yang perlu menjadi sorotan adalah fakta bahwa pendidikan menjadi tolak ukur yang penting dalam melihat pembangunan suatu bangsa. Pendidikan menjadi poin penting untuk mengembangkan SDM sebagai potensi lokal Indonesia. Namun saat ini, pendidikan di Indonesia masih dililit berbagai masalah.

Permasalahan pendidikan selama ini, mayoritas diakibatkan oleh kemiskinan dan akses pendidikan yang sulit. Kemiskinan menjadi masalah yang terus berputar di perdesaan. Masalah ekonomi tak ingin berjalan beriringan dengan masalah pendidikan. Sehingga keluarga dengan ekonomi sulit, masih abai terhadap pendidikan anak. Selain itu, akses pendidikan yang sulit masih terdapat di beberapa daerah. Jarak yang jauh, transportasi yang sulit, dan lagi-lagi biaya angkutan umum, menambah permasalahan pendidikan.

Semua permasalah ini tentu akan menghambat pengembangan SDM sebagai potensi lokal, yang berimbas pada penurunan daya saing global dari SDM Indonesia. Sehingga memerlukan perhatian serius dalam menemukan serta mempraktekkan solusinya.

Solusi bagi permasalah pendidikan memang memerlukan kontribusi semua pihak, tak hanya pemerintah atau para intelektual, melainkan menjadi tugas seluruh masyarakat. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa para intelektual terutama pemuda, memiliki posisi yang strategis untuk memperbaiki sistem pendidikan. Indonesia memiliki banyak

intelektual muda yang tersebar diseluruh wilayah di Indonesia maupun di luar negeri, serta menguasai beragam bidang. Fakta ini, seharusnya menjadi angin segar bagi pendidikan Indonesia. Intelektual muda dengan berbagai latar belakang ilmu dapat menjadi pioner dalam perbaikan pendidikan.

Faktanya, banyaknya intelektual yang lahir setiap tahunnya dari berbagai universitas belum bisa mengimbangi berbagai masalah pendidikan. Hal ini mungkin disebabkan masih banyaknya penawaran yang lebih baik dan lebih menjanjikan.

Saat ini program pemberdayaan intelektual muda dalam bentuk kerja sukarela telah banyak bermunculan. Hal ini menjadi alternatif pilihan bagi mereka untuk berkontribusi dalam mengatasi masalah pendidikan. Program ini sebagian besar menyasar langsung titik lemah pendidikan seperti desa tertinggal dan wilayah perbatasan sehingga dapat langsung menjadi solusi.

Para intelektual muda diharapkan menyadari bahwa program pemberdayaan intelektual dalam bentuk kerja sukarela tak hanya dapat mengatasi ketertinggalan pendidikan. Akan tetapi, juga menciptakan intelektual muda yang tak hanya berkualitas dibidangnya melainkan juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Hal ini tentu akan menimbulkan efek domino yang baik. Semakin banyak intelektual muda yang berkontribusi, maka pendidikan SDM sebagai potensi lokal juga akan meningkat. Akhirnya, SDM Indonesia dapat menjadi potensi lokal yang menjanjikan untuk bergabung dalam kekuatan global.

Penulis: Widia

0 Response to "Meningkatkan Sumber Daya Manusia sebagai Potensi Lokal melalui Pendidikan"

Posting Komentar