Menuju Pemuda yang Berwawasan Global Tanpa Menghilangkan Identitas Bangsa

Tentang Relawan - Pemuda sebagai agen perubahan dalam setiap pembangunan berperan penting di masa depan, maka dari itu pemuda juga sebagai aset bangsa. Keberhasilan pembangunan kepemudaan terutama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekualitas dan memiliki keunggulan daya saing menjadi salah satu kunci dalam membuka peluang dan kemajuan di berbagai sektor pembangunan dan masa depan Indonesia. Sehingga, calon-calon pemuda yang unggul bisa mengolah dan manfaatkan secara maksimal Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia yang melimpah untuk mempersiapkan dan memenangkan persaingan global. Karena jiwa semangat dan keunggulan pemuda sangat menentukan perkembangan dan kesuksesan pambangunan. Dalam kaitan dengan upaya mendorong, mengembangkan dan meningkatkan daya saing pemuda di Indonesia maupun secara global. Dibutuhkan peran pemuda untuk mengisi peluang-peluang dalam membangun bangsa Indonesia baik secara tindakan maupun pola pikir yang maju dan positif.

Pertumbuhan penduduk semakin meningkat, kemajuan teknologi semakin canggih, perkembangan masyarakat semakin pesat, didukung pula dengan adanya budaya dan ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia. Inilah yang perlu kita waspadai dari segi pemikiran pemuda Indonesia, karena pemuda yang notabanenya masih mencari jati diri sangat mudah dirasuki atau dipengaruhi dengan ideologi-ideologi maupun budaya yang belum tentu bisa diterima masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Sebagian pemuda yang sekarang kita lihat, sudah terkena dampak dari kekuatan Globalisasi dan ideologi dari luar. Dari gaya fashion yang sekarang yang sedang digandrungi Korean Style, kalau memilih makanan lebih memilih makanan dari negara lain karena dianggap berkelas daripada makanan lokal, mengenai hasil kreatifitas di dunia hiburanpun masyarakat lebih memilih acara (TV, Film, Musik, dll) dari Negara lain daripada menikmati hasil karya anak bangsa sendiri. Dalam hal ini, Kita tidak menyalahkan siapa-siapa, karena kembali lagi kepada karakter pribadi masing-masing dan sudah termasuk efek-efek dari kekuatan Globalisasi yang sudah melanda ke penjuru dunia. Maka dari itu, diperlukannya pemuda yang memiliki pola pikir yang maju, namun tetap berpegang teguh dengan budaya, adat istiadat, dan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia, namun

bisa diterima oleh masyarakat global, sehingga bisa membuat mata dunia yang akan melihat Indonesia. dengan begitu pemuda bangga dengan eksistensi, hasil karya, dan kreatifitas anak bangsa Indonesia. Seperti kata David Brower dengan Tagline terkenalnya “Think globally, act locally” (Berpikiran Global, Tindakan Lokal), pemuda yang memiliki jiwa nasionalis dan memiliki kualitas pola pikir yang matang demi kemajuan bangsa Indonesialah yang perlu kita jaga dan pertahankan, dan tetap membimbing pemuda (generasai penerus) yang perlu dibimbing.

Keterlibatan orang tua, lingkungan, dan pemerintah dalam membimbing, mempersiapkan, dan meningkatkan SDM generasi penerus bangsa sangatlah penting. Melalui pendidikan adalah tindakan yang paling tepat untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. karena dengan pendidikanlah generasi penerus bangsa dapat belajar dan memahami tantangan yang akan dihadapi kedepannya. Dengan pendidikan pulalah generasi penerus belajar membangun jati diri, moral, ilmu, kreatifitas, mental, kemandirian, dan pola pikir, sehingga menjadi pribadi yang berbudaya. Dengan memberi kesempatan dan mendukung generasi bangsa atau pemuda Indonesia untuk menciptakan inovasi-inovasi dan kreatifitas yang bermutu, sudah menjadi modal dasar untuk meningkatkan dan mempersiapkan daya saing baik secara lokal maupun global. Coba bayangkan, jika pemuda Indonesia bersatu untuk membangun dan memajukan Bangsa Indonesia dari ketinggalan, dengan memiliki mental, pola pikir, dan kemampuan yang bermutu, disertai dengan jiwa Nasionalis. Tentu saja, Indonesia akan menjadi Negara yang maju dan disegani, karena dengan memiliki generasi bangsa yang unggul menjadikan Negara berhasil membangun kesejahteraan bangsa.

Untuk menjaga identitas bangsa Indonesia, sebagai agen perubahan (agent of change), setiap Pemuda yang berasal dari berbagai penjuru nusantara diharapkan memiliki jiwa Nasionalisme untuk membangun bangsa Indonesia dengan kekuatan dan kemampuan (ilmu, pola pikir, karakter, mental, dan keahlian) yang baik dalam menghadapi tantangan-tantangan dari luar baik secara Ekonomi, Politik, Teknologi, Pendidikannya,dll.

Penulis: Febrilla

0 Response to "Menuju Pemuda yang Berwawasan Global Tanpa Menghilangkan Identitas Bangsa"

Posting Komentar